Showing posts with label SMA. Show all posts
Showing posts with label SMA. Show all posts

March 21, 2019

Pedoman FLS2N SMA Tahun 2019

Lomba Siswa. Pedoman Kegiatan FLS2N SMA Tahun 2019. FLS2N adalah Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional. Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) pada tahun 2019 ini adalah yang ke-16. Artinya, FLS2N sudah 16 tahun diadakan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2019 ini Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas kembali menyelenggarakan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Telah diputuskan bahwa FLS2N SMA tahun 2019 akan diadakan di Provinsi Lampung.

Adapun bidang seni yang dilombakan dalam FLS2N tahun 2019 adalah seni pertunjukan dan seni penciptaan. Bidang seni pertunjukan mencakup seni baca puisi, gitar solo, tari kreasi, teater monolog, dan vokal solo sedangkan bidang seni penciptaan mencakup seni cipta puisi, desain poster, film pendek, dan kriya.

Tema besar FLS2N tahun 2019 adalah “Bersama dalam seni.” Dengan tema tersebut, diharapkan terbentuk karakter siswa SMA yang jujur, optimis, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi dalam mewujudkan bangsa dan negara yang kuat serta berdaulat. Dengan kata lain, melalui berbagai lomba seni, kita satukan dan kukuhkan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara.

Dalam buku ini, disampaikan informasi mengenai prosedur, peraturan, dan mekanisme kegiatan FLS2N sebagai pedoman bagi penyelenggara FLS2N di tingkat daerah dan panduan bagi peserta didik agar dapat berpartisipasi sesuai dengan bidang lomba seni yang dipilih/diikuti. Akhir kata, semoga penyelenggaraan FLS2N tahun 2019 makin baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Pedoman FLS2N SMA Tahun 2019

Syarat Peserta
  1. Warga Negara Indonesia yang bersekolah di Indonesia.
  2. Peserta adalah siswa SMA negeri maupun swasta kelas X atau XI pada tahun pelajaran 2019/2020.
  3. Peserta belum pernah mengikuti kompetisi FLS2N tingkat nasional jenjang SMA di bidang yang sama.
  4. Peserta hanya boleh mengikuti satu bidang lomba
  5. Peserta adalah juara tingkat provinsi yang dibuktikan dengan Surat Keputusan dari Dinas Pendidikan Provinsi masing¬masing dan sertifikat pemenang seleksi tingkat Provinsi yang ditunjukkan pada saat registrasi.
  6. Peserta sehat jasmani dan rohani.
  7. Peserta bebas dari narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Sekolah.
  8. Peserta bidang seni penciptaan (cipta puisi, desain poster, kriya, dan film pendek) harus menandatangani surat pernyataan keaslian karya (format terlampir) di atas materai Rp 6000. Persyaratan ini juga berlaku untuk bidang seni tari kreasi.
Silahkan Download Pedoman FLS2N SMA Tahun 2019 Berikut | DOWNLOAD
Read More

October 23, 2018

JUKNIS PENULISAN KARYA ILMIAH REMAJA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SMA/SMK TAHUN 2018.

Menetapkan Pedoman Pelaksanaan Lomba Penulisan Karya Ilmiah Remaja (KIR) Pendidikan Agama Islam Siswa SMA/SMK Tahun 2018. Pada tahun 2018 ini, Direktorat Pendidikan Agama Islam mencoba melakukan sebuah Ian gkah kebijakan pengembangan pengelolaan Pendidikan Agama Islam di sekolah khususnya di tingkat SMA dan SMK, yakni dengan menyelenggarakan kegiatan Lomba Penulisan Karya Ilmiah Remaja Pendidikan Agama Islam Siswa SMA/SMK. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai wahana aktualisasi siswa yang lebih bersifat akademik, untuk menyerasikan antara penguasaan teori dengan kemampuan analisa-kritis terhadap berbagai fakta sosial yang terjadi di lapangan. Lomba karya ilmiah juga bertujuan untuk menumbuhkan budaya menulis di kalangan siswa, melatih siswa agar memiliki struktur pemikiran yang logis dan sistematis sebagai salah satu ciri khas sikap ilmiah. Diharapkan melalui kegiatan ini, penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam di SMA dan SMK dapat berjalan secara lebih dinamis dan inovatif sesuai perkembangan zaman, sehingga makna Islam sebagai agama yang up to date sepanjang masa akan lebih membumi dan dapat dirasakan manfaatnya bagi semua insan, khususnya segenap civitas sekolah.

JUKNIS PENULISAN KARYA ILMIAH REMAJA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SMA/SMK TAHUN 2018.

Lomba Penulisan Karya Ilmiah Remaja Pendidikan Agama Islam Siswa SMA/ SMK dimaksudkan sebagai wahana aktualisasi siswa dalam mengembangkan minat dan bakatnya di bidang penelitian ilmiah yang bernafaskan Pendidikan Agama Islam. Adapun tujuan lomba adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta membentuk akhlak mulia di kalangan siswa;
2. Meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan siswa terhadap nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari;
3. Membentuk karakter bangsa dan kepribadian sosial yang baik;
4. Meningkatkan motivasi siswa agar lebih bergairah untuk mempelajari dan mencintai Pendidikan Agama Islam;
5. Mempererat ukhuwah Islarniyah, membina persaudaraan, dan kesatuan bangsa di kalangan siswa;
6. Menumbuhkembangkan minat, bakat, dan kreativitas siswa di bidang menulis maupun penelitian PAI;
7. Menanamkan sikap keberanian, kemandirian, dan sportivitas di kalangan siswa;
8. Menjadi tolak ukur keberhasilan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.

KETENTUAN LOMBA
1. Tema Penulisan
Judui tulisan ditentrukan oleh penulis, mengacu pada tema lomba yaitu "Merawat Keberagaman - Memantapkan Keberagamaan".

2. Persyaratan Peserta
Peserta Lomba Penulisan Karya Ilmiah Remaja Pendidikan Agama Islam SMA/ SMK adalah Siswa aktif pada SMA/SMK yang beragama Islam.
3. Ketentuan Umum
a. Peserta Lomba adalah perorangan yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan;
b. Judul karya ilmiah relevan dengan tema penulisan;
c. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar;
d. Mengandung pesan moral, akhlak, dan budi pekerti yang baik serta nilai-nilai toleransi;
e. Menggunakan sumber bacaan yang popular dan terkini;
f. Tidak mengandung unsur yang kontraproduktif terhadap isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan);
g. Naskah karya ilmiah harus asli dan belum pernah dipublikasikan atau diikutkan dalam lomba sejenis;
h. Menyertakan identitas lengkap yang dilampiri fotokopi Kartu Pelajar;
i. Membuat pernyataan dengan meterai Rp. 6.000,- bahwa naskah adalah hasil karya sendiri, bukan plagiat, bukan terjemahan atau saduran. Apabila dikemudian hari diketahui naskah tersebut hasil plagiat, terjemahan atau saduran, maka bersedia dikenakan sanksi;
j. Menyertakan surat pengantar dari kepala sekolah.


ATAU


Pengiriman Naskah
Naskah karya ilmiah dikirimkan ke Panitia paling lambat tanggal 12 November 2018 

Direktur Pendidikan Agama Islam
Cq. Panitia Lomba Penulisan Karya Ilmiah Remaja (KIR) Pendidikan Agama Islam Siswa SMA/SMK Tahun 2018 Sub-Direktorat PAL pada SMA
Direktorat PAI Ditjen Pendidikan Islam Kementerian. Agama RI Gedung Kementerian Agama Lantai 8
Jalan Lapangan Benteng Barat Nomor 3-4 Jakarta Pusat 10110
Read More

JUKNIS LOMBA PENULISAN CERITA REMAJA ISLAMI SISWA SMA/SMK TAHUN 2018

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR 4209 TAHUN 2018 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN LOMBA PENULISAN CERITA REMAJA ISLAMI SISWA SMA/SMK TAHUN 2018

Peran strategis Pendidikan Agama Islam (PAI) terutama di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), perlu diterjemahkan melalui berbagai langkah kebijakan yang memungkinkan tercapainya tujuan PAI itu sendiri. Peserta didik perlu diberikan ruang yang lebih luas untuk berekspresi, mengaktualisasikan diri sesuai minat dan bakatnya, menuangkan ide-ide yang mereka elaborasi dari kerangka teoritis yang mereka dapatkan di kelas. Dorongan untuk mencoba hal-hal baru yang cenderung dimiliki oleh kaum remaja, akan menemukan salurannya yang tepat bila diarahkan pada wahana kompetisi yang sehat berikut apresiasi yang layak atas apa yang mereka upayakan. Atas dasar itulah, Direktorat Pendidikan Agama Islam di Tahun 2017 ini, bermaksud mengadakan Lomba Penulisan Cerita Remaja Islami (Ceris) bagi Siswa SMA/SMK, sebagai salah satu langkah terobosan untuk memperkaya sarana pengembangan pembelajaran PAI. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta didik terdorong untuk lebih meningkatkan pengetahuan, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap peningkatan mutu PAI di sekolah.

CERIS

Lomba Penulisan Cerita Remaja Islami (Ceris) Siswa SMA/SMK Tahun 2017 dimaksudkan sebagai sarana aktualisasi siswa dalam mengembangkan pengetahuan, penghayatan, dan pengamalan mereka di bidang PAI. Adapun tujuan lomba adalah sebagai berikut :
a. Menggali potensi, minat dan bakat siswa yang selaras dengan pencapaian tujuan PAI;
b. Menumbuhkan sikap mental bersaing yang positif di kalangan siswa;
c. Memotivasi siswa untuk lebih berprestasi;
d. Menumbuhkan budaya menulis cerita Islami di kalangan siswa;
e. Mewujudkan religious culture di sekolah dalam rangka menguatkan karakter bangsa;
f. Menumbuhkan minat untuk menggali pengetahuan sejarah Islam di Indonesia;
g. Mempererat ukhuwah Islarniyah, membina persaudaraan dan kesatuan bangsa di kalangan siswa.

KETENTUAN LOMBA
1. Tema Lomba
Judul cerita ditentukan oleh penulis, mengacu pada tema lomba, yaitu : "Merawat Keberagaman - Memantapkan Keberagamaan".

2. Persyaratan Peserta
Peserta Lomba Penulisan Cerita Remaja Islami (Ceris) adalah siswa SMA/SMK aktif yang beragama Islam.

3. Ketentuan Umum
a. Peserta Lomba adalah perorangan yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan;
b. Cerita memiliki latar belakang peristiwa sejarah perkembangan Islam di Indonesia (Historigrafi Islam Indonesia: tradisional/konvensional/ kolonial/temporer), fiksi atau non fiksi, bukan kisah pahlawan/wali, bukan kisah tokoh legenda;
c. Tidak mengandung unsur yang mengarah pada isu SARA (Suku, Agama, Ras, Antar Golongan), politik, kemusyrikan, pornografi, dan khilafiyah;
d. Mengandung pesan moral, akhlak, dan budi pekerti yang baik dan/atau adaptasi kearifan lokal ;
e. Tulisan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar;
f. Naskah cerita har-us ash, belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam lomba sejenis;
g. Menyertakan identitas lengkap dilampiri fotokopi KTP/Kartu Pelajar, alamat sekolah, dan nomor telepon yang mudah dihubungi;
h. Membuat surat pernyataan dengan meterai Rp. 6.000,- bahwa naskah cerita adalah hasil karya sendiri bukan hasil jiplakan, terjemahan, atau saduran, dan bersedia dikenai sanksi bila didapati adanya pelanggaran;
i. Menyertakan surat pengantar dari kepala sekolah.

4. Ketentuan Khusus
a. Cerita berkesinambungan sampai tamat;
b. Naskah cerita diketik pada kertas HVS A4 dengan spasi 1,5, jenis huruf (font type) Times New Roman dengan ukuran huruf (font size) 12. Adapun batas (margin) atas 2 cm, batas (margin) bawah 2 cm, batas (margin) kanan 2 cm, batas (margin) kiri 3 cm;

c. Jumlah halaman minimal 60 halaman;
d. Sistematika penulisan Ceris sebagai berikut :
1) Cover;
2) Pernyataan Orisinalitas Karya;
3) Sinopsis, maksimal 1 halaman dengan spasi 1;
4) Kata Pengantar;
5) Daftar Isi;
6) Isi Ceris;
7) Riwayat hidup

Mekanisme Lomba
Dari hasil seleksi berkas akan didapatkan 6 (enam) orang finalis yang akan diumumkan pada tanggal 26 November 2018 di situs resmi Kementerian Agama: pendis.kemenag.go.id. Pemenang juga akan dihubungi via telepon dan surat resmi oleh panitia;
6 (enam) orang finalis dari hasil seleksi berkas akan diundang oleh panitia untuk mempresentasikan naskah cerita di hadapan tim juri, dengan alokasi waktu selama kurang lebih 15 menit untuk masing¬masing peserta dilanjutkan dengan tanya jawab;
Setiap peserta disertai pendamping sesuai kuota yang ditetapkan;
Kegiatan presentasi dan penetapan juara akan dilaksanakan pada bulan Desember 2018;
Para pemenang yang telah ditetapkan akan menerima penghargaan dan

hadiah yang diserahkan langsung oleh Menteri Agama atau yang mewakili; Keputusan tim juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Hadiah dan Penghargaan
Untuk 6 (enam) pemenang Lomba Penulisan Ceris Siswa SMA/SMK ini akan diberikan pcnghargaan hadiah senilai:
Juara I = Rp.17.500.000,-
Juara II = Rp.15.500.000,-
Juara III = Rp.13.500.000,-
Juara Harapan I = Rp. 11.500.000,-
Juara Harapan II = Rp. 9.500.000,-
Juara Harapan III = Rp. 7.500.000,-



Naskah Lomba Penulisan Cerita Remaja Islami (Ceris) Siswa SMA/SMK dapat dikirimkan ke Panitia paling lambat hari Senin tanggal 12 November 2018 
Read More

May 29, 2018

Sekilas Info OPSI SMA 2018

Lantas siapa saja yang bisa mengikuti OPSI? Mungkin pertanyaan inilah yang paling pertama muncul setelah “berkenalan” dengan OPSI di artikel yang sebelumnya. Tenang saja ternyata untuk menjadi peserta OPSI nggak susah kok syaratnya. Nah adapun yang bisa menjadi peserta OPSI yang pertama pasti harus merupakan warga negara Indonesia. Yang kedua merupakan siswa SMA/MA/sederajat baik sekolah negeri maupun swasta dan berada di kelas X atau XI pada saat penelitian dilakukan. Jadi siswa kelas XII nggak bisa menjadi peserta OPSI karena sudah harus fokus menghadapi aneka rupa ujian. Ketiga peserta OPSI  dapat  berupa perorangan maupun kelompok. Tapi yang berkelompok maksimal dua orang aja ya, satu orang sebagai ketua dan yang lainnya sebagai anggota. Keempat untuk peserta OPSI pada penelitian yang dilakukan secara berkelompok harus berasal dari sekolah yang sama. Kelima setiap peserta hanya boleh terlibat dalam satu judul penelitian. Persyaratan keenam setiap kelompok atau judul penelitian harus memiliki guru pembimbing yang sesuai dengan bidang yang diteliti. Nah yang terkahir atau persyaratan ketujuh peserta memberikan pernyataan bahwa penelitian yang dilakukan belum pernah dilombakan atau pernah dilombakan tapi belum pernah mendapat juara atau penghargaan di tingkat nasional. 

Sekilas Info OPSI SMA 2018

Pada persyaratan keenam peserta OPSI harus memiliki guru pembimbing. Nah… pasti nanya lagi ya siapa saja yang bisa menjadi guru pembimbing peserta OPSI. Sama dengan syarat menjadi peserta OPSI, untuk menjadi guru pembimbing pun juga tak kalah mudahnya. Persyaratan pertama untuk menjadi pembimbing OPSI sama dengan persyaratan peserta OPSI yaitu berkewarganegaraan Indonesia. 

Persyaratan kedua merupakan merupakan guru yang mengajar di sekolah yang sama dengan siswa yang dibimbing. Dan yang ketiga tentu saja guru pembimbing harus membimbing siswa selama masa penelitian sesuai dengan bidang yang diampunya.

Jika sudah tahu kriteria menjadi peserta dan pembimbing OPSI, tentu akan muncul pertanyaan selanjutnya terkait dengan prosedur pendaftaran.  Apalagi OPSI tahun 2018 sekarang sudah di depan mata. Secara umum peserta OPSI harus mendaftarkan diri di pada laman http://olimpiade.psma.kemdikbud.go.id/olimpiade/opsi/app/register.php

Jika bersifat personal maka peserta OPSI bisa mendaftarkan diri menggunakan alamat email pribadi yang valid. Jika bersifat kelompok maka peserta OPSI dapat mendaftarkan diri menggunakan email kelompok. peserta OPSI dalam bentuk kelompok tidak harus mendaftarkan masing-masing peserta namun cukup didaftarkan oleh satu orang saja, dalam hal ini didaftarkan oleh ketua kelompok. Tahap selanjutnya peserta OPSI melengkapi biodata peserta pada laman pendaftaran tersebut. Berikut contoh form biodata yang diisi oleh peserta OPSI.
Format Biodata Ketua Kelompok (Lihat : Buku Pandua OPSI 2018)

Setelah semua identitas peserta dan pembimbing diisi secara lengkap maka nanti setiap peserta OPSI akan mengunggah rencana penelitian dalam format pdf dan dilanjutkan dengan hasil akhir penelitian juga dalam format pdf. Peserta OPSI harus mengingat nomor registrasi karena akan menjadi sandi untuk mengunggah laporan hasil akhir penelitiannya. Selain itu peserta juga harus mengunggah abstrak dan logbook. Logbook yaitu  catatan harian yang berisikan semua kegiatan yang telah dilakukan oleh peneliti dan diketahui oleh pembimbing. Selain mengunggah laporan penelitian, peserta OPSI juga harus mengirimkan laporan penelitian dalam bentuk hardcopy kepada panitia pelaksana. Nah satu hal lagi yang tak kalah pentingnya adalah peserta OPSI diwajibkan untuk membuat video profil penelitian berdurasi 60 detik. Video yang dibuat berisi tentang paparan penelitian yang dilakukan. Ah iya… lupa wajah peneliti pertama dan apa yang diteliti harus ada dalam video. Nantinya video tersebut diunggah di Youtube dan alamat akun Youtubenya akan ditautkan ke akun pendaftaran peserta. Tentu saja peserta wajib memviralkan video profil penelitiannya. Tenang saja bagi peserta yang berhasil memviralkan video profil penelitian dengan jumlah pengunjung terbanyak akan mendapatkan pengharagaan dari panitia lomba. 

Sebuah olimpiade atau pun perlombaan tentu saja memiliki apresiasi tersendiri untuk setiap pemenangnya. Lantas apa saja apresiasi yang akan diterima oleh pemenang OPSI?  Setiap Laporan Hasil Penelitian yang lolos ke babak final memperoleh hadiah sejumlah Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan beasiswa pendidikan bagi setiap peserta berjumlah Rp3.500.000,00 (tiga juta lima ratus ribu rupiah). Untuk peneliti yang berhasil memviralkan video profil penelitiannya dengan jumlah pengunjung terbanyak akan mendapatkan penghargaan sebesar Rp3.500.000,00 (tiga juta lima ratus ribu rupiah). Bagi pemenang yang berhasil masuk babak final OPSI akan mendapatkan medali emas, medali perak, dan medali perunggu sesuai urutan nilai yang dimilikinya. Dan sebuah penghargaan khusus diberikan pada peserta yang memiliki keunikan tersendiri pada topik penelitiannya. 

Apakah tertarik menjadi peserta OPSI? Sayangnya pendaftaran OPSI 2018 sudah ditutup beberapa waktu yang lalu. Maka jika tertarik ada baiknya mempersiapkan diri untuk OPSI di tahun mendatang. Berikut kalender OPSI tahun 2018 agar peserta OPSI 2018 dapat memperhitungkan waktu yang disediakan.
Read More

May 13, 2018

FLS2N Tingkat Kabupaten Pasaman di SMA N 3 Sumbar

FLS2N SMA 2018. Pelakasanakan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA Tingkat Kabupaten Pasaman dilaksanakan di SMA Negeri 3 Sumbar lubuk sikaping. FLS2N adalah ajang yang bergengsi bagi siswa, FLS2N tingkat sma ini adalah wadah bagi siswa untuk mengembangkan dan menampilkan bakat mereka dalam bida seni. 

FLS2n 2018 Tingkat Kabupaten

FLS2N SMA tingkat kabupaten pasaman yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Sumbar itu pada tanggal 7 mei 2018.  Peserta FLS2N ini adalah perwakilan masing-masing SMA di kabupaten pasaman, acara yang dibuka langsung bapak bupati pasaman (yusuf lubis).

Dalam ajang yang bergengsi ini SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping meraih 6 cabang juara satu dan 3 cabang juara 3 dari keseluruhan cabang FLS2N yang di ikuti. Berikut daftar juara 1 dan juara 3 yang diraih oleh SMA N 1 Lubuk Sikaping :
Cabang Perolehan Juaara 1
  1. Solo Song Putri
  2. Baca Puisi
  3. Tari Kreasi Inovasi
  4. Desain Poster Putra
  5. Krya Putri
  6. Poster Putri
Cabang Perolehan Juara 3
  1. Solo Song Putra
  2. Tulis Puisi
  3. Gitar Solo.
Festival seni ini tidak hanya buntu di kabupaten saja, melainkan akan lanjut ke tingkat provinsi dan nasional. Harapannya adalah para juara di kabupaten, bukan hanya dari SMAN 1 lubuk sikaping bisa meraih juara juga di tingkat provinsi, sehingga ada dari kabupaten pasaman sebagai wakil provinsi sumatera barat di FLS2N tingkat nasional.

Referensi : netralnews.net
Read More

March 11, 2018

Panduan Pelaksanaan LDBI SMA 2018

LDBI adalah singkatan dari Lomba Debat Bahasa Indonesia. Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) merupakan Salah satu upaya untuk mewujudkan peningkatan kompetensi tersebut adalah dengan mewadahi peserta didik, dalam hal ini peserta didik SMA, dengan kegiatan positif yang memacu semangat berkompetisi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan melalui bakat/minat

Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) merupakan lomba debat bagi siswa tingkat sekolah menengah atas yang mempunyai bakat dan minat dalam debat untuk memilih peserta yang terbaik. Para peserta didik akan difasilitasi untuk mengembangkan kemampuan argumentasi, pemecahan masalah, dan penyampaian pendapat secara sistematis dan menarik. Seluruh kegiatan ini diharapkan dapat membangun kapasitas generasi muda Indonesia dalam berpartisipasi secara aktif dalam demokrasi dan pergaulan global.

Panduan Pelaksanaan LDBI SMA 2018

Download Panduan Pelaksanaan LDBI SMA 2018 | DOWNLOAD

Siapa saja yang bisa mengikuti LDBI, berikut kriterianya :
  1. Peserta LDBI adalah Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing yang bertempat tinggal dan menempuh pendidikan di wilayah Republik Indonesia.
  2. Pendebat adalah peserta didik aktif (kelas X, XI, XII) di SMA/MA Negeri atau Swasta yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Pelajar.
  3. Satu tim wajib terdiri atas tiga pendebat dan satu juri N1.
  4. Satu tim debat adalah kumpulan pembicara terbaik yang terseleksi di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi
  5. Juri N1 adalah guru dari Provinsi asal pendebat.
  6. Pendebat wajib mengikuti Seminar Debat
  7. Juri N1 wajib mengikuti Seminar Penjurian, Akreditasi Penjurian, dan proses penjurian selama lomba. Apabila juri N1 tidak mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut, Tim Provinsi dari guru yang bersangkutan hanya diperbolehkan bertanding di babak penyisihan.
  8. Anggota tim tidak boleh diganti dengan alasan apa pun. Jika terjadi pergantian anggota tim, tim tersebut hanya diperbolehkan untuk tetap bertanding di babak penyisihan.
  9. Peserta belum pernah menjadi pemenang (juara tim 1, 2, 3, 4/ semifinalis) ataupun pembicara terbaik (Best Speakers) dari NSDC dan LDBI Tingkat Nasional.


Tahapan LDBI melalui beberapa tahap perlombaan berikut.
  1. LDBI Tingkat Sekolah. Setiap sekolah mempunyai kewenangan untuk menentukan satu tim debat. Satu tim terdiri atas tiga peserta didik sebagai pendebat dan satu orang guru sebagai juri N1 yang selanjutnya berhak untuk mengikuti Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota.
  2. LDBI Tingkat Kabupaten/Kota. Setiap Kabupaten/Kota wajib melakukan seleksi untuk menentukan satu tim debat yang nantinya akan mewakili Kabupaten/Kota ke perlombaan tingkat Provinsi. Tim debat tersebut harus diambil dari tiga pembicara terbaik hasil seleksi tingkat Kabupaten/Kota dan satu orang guru sebagai juri N1.
  3. LDBI Tingkat Provinsi. Setiap provinsi wajib melakukan seleksi untuk menentukan satu tim debat terpilih, yang akan mewakili Provinsi ke Seleksi Tingkat Nasional. Seleksi Tingkat Provinsi dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi. Tim debat tersebut harus diambil dari tiga pembicara terbaik hasil Seleksi Tingkat Provinsi dan satu orang guru sebagai juri N1.
  4. LDBI Tingkat Nasional. Seleksi Tingkat Nasional akan diikuti oleh para pemenang Tingkat Provinsi se-Indonesia yang berjumlah 34 tim. Semua peserta berjumlah 136 orang, yang terdiri atas 102 peserta peserta didik pendebat dan 34 guru juri N1.


Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dapat berjalan dengan lancar dengan dilaksanakannya tata aturan yang sudah tertuang dalam Buku Panduan. Pembenahan dalam aspek sikap dan teknis perlombaan semakin dirasa penting dalam membangun karakter peserta. Buku Program LDBI ini diharapkan mampu memberikan informasi yang memadai terkait perlombaan. Dengan selalu mematuhi aturan perlombaan, diharapkan peserta mampu menyerap keterampilan dan nilai-nilai pendidikan dalam LDBI.
Read More

Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA 2018

Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA 2018. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merintis sebuah program baru dalam bidang kewirausahaan tingkat SMA yaitu Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI). Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) lahir dari suatu pemikiran mendalam mengenai konsep ekonomi kreatif. 

FIKSI antara lain bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan jiwa kewirausahaan para siswa SMA/MA dan memberikan pengetahuan dan pembinaan kewirausahaan agar siswa kelak dapat memulai dan mengakselerasi wirausaha sosialnya. Tahun 2018 merupakan tahun ketiga pelaksanaan FIKSI. 

Bidang yang dilombakan pada FIKSI 2017 adalah Bidang Boga, Fashion, Craft (Kerajinan), Desain Grafis, Aplikasi dan Game Digital, dan Bidang Lainnya, yaitu Bidang usaha yang tidak termasuk dalam 5 bidang usaha diatas dapat diajukan dalam kategori bidang usaha, termasuk diantaranya budidaya, pengolahan dan rekayasa. Dapat berbentuk ide dan aktivitas usaha dari lintas sub sektor ekonomi kreatif dengan mengelaborasi basis inovasi, teknologi, media, serta seni dan budaya.

Tema Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia 2018 adalah “THE POWER OF INNOVATIVE SOCIOPRENEURSHIP” (Semangat inovasi kewirausahaan untuk visi kehidupan sosial yang lebih baik). Diharapkan hasil karya para peserta dapat diarahkan sesuai tema tersebut. Melalui FIKSI, para siswa bukan hanya dilatih mencari uang dan keuntungan tapi berbicara mengenai pembentukan karakter siswa untuk dapat menantang diri sendiri, berani bermimpi besar, melatih diri sendiri menghadapi kegagalan, mengembangkan ide menjadi sebuah inovasi, serta menebarkan kebaikan dengan menjadikan idenya bermanfaat untuk orang lain. Melalui FIKSI, para calon pengusaha muda tersebut juga berkesempatan untuk bertukar inspirasi dengan para pengusaha yang sudah sukses dan berkesempatan untuk memperluas jejaring untuk mengembangkan usaha.

FIKSI SMA 2018


DOWNLOAD Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA 2018 | DOWNLOAD

Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) ini pun dapat menjadi salah satu program yang berkontribusi bagi pencapaian SDG 2030. Ditambah dengan potensi kekayaan budaya dan tradisi, keragaman sumber daya alam, serta kemajuan teknologi, para siswa dihadapkan dengan peluang yang sangat lebar untuk dapat mengasah empati mereka, sekaligus menguji daya cipta dan kemampuan mereka dalam hal ilmu pengetahuan, kreativitas, dan perangai wirausaha. 

Juga dengan mempertimbangkan segala potensi ekonomi kreatif yang telah kita miliki, sudah sepantasnya kita manfaatkan potensi tersebut secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa. Sehingga jelas terlihat bahwa angkatan muda ini, terutama para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), haruslah memiliki kualitas yang baik, yang akan menjadi penggerak utama dan ujung tombak kegiatan ekonomi di Indonesia.

Adapun generasi post millennial ini menyikapi peluang, berikut eksistensi pergaulannya, melalui usaha yang merespon permasalahan di sekitarnya dengan cara-cara kreatif dan mengaktivasi teknologi. Hal ini selaras dengan karakteristik mereka, dan juga melihat faktor lingkungan secara makro di atas. Mereka merespon dengan menciptakan aktivitas usaha berbasiskan permasalahan sosial yang meliputi lingkungan hidup, pendidikan, kesehatan, transportasi, penggalangan dana, dll. 

Sebagai contoh, Singgih S. Kartono di Temanggung, Jawa Tengah, pendiri brandMagno yang terkenal dengan desain produk radio kayunya yang telah mendunia, yang mampu menjawab permasalahan penyerapan tenaga kerja di daerahnya, sekaligus permasalahan lingkungan, kapasitas warga, dan ekspresi serta eksistensi budaya.

Karya produk dari bidang aplikasi dan digital game dapat dikatakan bernilai baik jika mampu berfungsi baik dan mudah digunakan (prinsip usability), memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi penggunanya (prinsip user-experience), dan yang utama dalam ajang FIKSI 2018 adalah tentunya diapresiasi oleh masyarakat baik dalam artian berpotensi besar sebagai komoditi berdaya jual di pasaran atau banyak digunakan.
Read More

February 25, 2018

Petunjuk Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018

Pedoman Kegiatan FLS2N SMA Tahun 2019 Sudah Bisa di download. DOWNLOAD PEDOMAN FLS2N SMA TAHUN 2019

FLS2N SMA 2018
FLS2N SMA 2018. FLS2N adalah singkatan dari Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional. Tahun 2018 ini FLS2N adalah pelaksanaan yang  ke lima belas diselenggaran. FLS2N ini sebenarnya bertujuan untuk menfasilitasi siswa dalam mengembangkan bakat dan minat mereka dalam bidang seni. Dalam ajang festival ini selain siswa melatih dan mengembangkan bakat dan mereka, mereka bisa menanamkan pendidikan karakter seperti yang diharapkan pemerintah yang dituangkan dalam kurikulum dalam berseni. Tentu tidak pertandingan dalam festival  saja yang diharapkan, namun jauh dari itu adalah pengembangan bakat siswa dalam menciptakan, mengkaryakan dalam seni dan menampilkan seni-seni yang indah.

Baca : Apa yang kalian dapat setelah ikut FLS2N ?

Ditahun 2018 ini FLS2N untuk jenjang SMA banyak perlombaan yang dilombakan, lomba tidak hanya dalam bentuk pertunjukan tapi juga lomba dalam bentuk penciptaan. Lomba dalam bentuk pertunjukan ada beberapa, lihat berikut : vokal solo, gitar solo, baca puisi, tari kreasi dan teater monolog.

Sedangkan untuk dalam bentuk penciptaan yang dilombakan dalam FLS2N SMA tahun 2018 adalah sebagai berikut : desain poster, kriya, cipta puisi dan  film pendek.

Pedoman Pelaksanaan FLS2N Tahun 2018 sebagai acuan pedoman pelaksanaan FLS2N yang sama se indonesia mulai dari pelaksanaan seleksi tingkat seklah, tingkat kabupaten, tingkat provinsi dan tingkat nasional. Panduan pelaksanaan FLS2N ini juga untuk dapat digunakan oleh calon peserta sebagai pedoman baik dalam untuk membuat sesuatu pertunjukan sampai dalam membuat sebuah penciptaan dalam seni.
Semarak O2SN dan FLS2N 2018
Kita melihat klasifikasi FLS2N SMA tahun 2018 baik yang pertunjukan maupun penciptaan berikut : 

Pertunjukan
Seni pertunjukan adalah seni yang melibatkan aksi individu atau kelompok di tempat dan waktu tertentu. Seni pertunjukan melibatkan empat unsur, yaitu waktu, ruang, seniman, dan penonton. Dalam FLS2N di tingkat SMA, materi seni pertunjukan dapat dipersiapkan di provinsi masing-masing. Bidang yang dilombakan adalah baca puisi, tari kreasi inovatif, vokal solo, gitar solo, dan monolog.

Penciptaan
Penciptaan karya seni berupa ekspresi yang berunsur keindahan yang diungkapkan melalui media yang bersifat nyata dan dapat dinikmati oleh indra. Pada FLS2N di tingkat SMA, pengetahuan, wawasan, bahan, dan peralatan peserta dipersiapkan di masing-masing provinsi sesuai dengan tema yang tertera pada buku pedoman. Soal akan diberikan pada saat lomba. Bidang yang dilombakan adalah desain poster, kriya, Cipta Puisi dan Film Pendek.

Prestasi akademik dan nonakademik yang diraih melalui pendidikan yang bermutu memerlukan pengembangan kecerdasan secara komprehensif dan bermakna. Aspek-aspeknya meliputi: (1) olah hati (cerdas spiritual) untuk memperteguh keimanan dan ketakwaan, meningkatkan akhlak mulia, budi pekerti atau moral, membentuk kepribadian yang unggul, membangun kepemimpinan dan kewirausahaan (entrepreneurship), (2) olah pikir (cerdas intelektual) untuk membangun kompetensi dan kemandirian ilmu pengetahuan dan teknologi, (3) olah rasa (cerdas emosional dan sosial) untuk meningkatkan sensitivitas, daya apresiasi, daya kreasi, serta daya ekspresi seni dan budaya, dan (4) olahraga .

Yang terpenting kamu catat adalah jadwal pelasanaan FLS2N SMA Tahun 2018. Kami kami ketik ulang jadwal FLS2N SMA 2018, Pertama Seleksi Tingkat Sekolah : Minggu Pertama Bulan Februari, Kedua Seleksi Tingkat Kabupaten / Kota : Maret - April 2018 yang dilaksanakan di kabupaten/kota masingmasing, Ketiga Seleksi Tingkat Provinsi dibagi menjadi dua bagian seleksi langsung dan seleksi Online (1) Seleksi Langsung Tanggal 1-20 Juli 2018 (2) Seleksi Online atau seleksi daring tanggal 1-20 Juli 2018 juga Seleksi tingkat nasional yang dilaksanakan di kota banda Aceh Provinsi aceh pada tanggal 26 Agustus - 1 September 2018

Bagi bapak ibu pendamping dan calon peserta FLS2N 2018 untuk melihat ketentuan lomba perbidang yang dilombakan secara jelas dan terperinci silahkan mendownload Petunjuk Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018 melalui link dibawah

DOWNLOAD Petunjuk Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018 | DOWNLOAD
Silahkan kamu bagikan informasi Petunjuk Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018 dimedia sosial yang kamu miliki.
Read More